Email Atau Website? Mana Yang Lebih Penting?

email atau website

Identitas digital merupakan salah satu cara agar Anda dikenal oleh pelanggan Anda. Tentu, semua identitas harus tampak jelas dan dapat dipercaya untuk menghindari kesalahan dalam komunikasi antara Anda dengan pelanggan.

Bagi pebisnis online, baik itu yang baru memulai atau sudah lama berjalan, terkadang diantara mereka tidak memperhatikan arti dari sebuah identitas di internet. Sebagian dari mereka menganggap bahwa identitas di internet hanya sebagai formalitas saja. Maksud dari formalitas di sini adalah, penggunaan identitas seperti email hanya dimanfaatkan untuk verifikasi saja.

Namun, apabila konteks dari tulisan ini kembali pada judul, mana yang lebih penting antara email atau website?

Tentu jawabannya adalah alamat email. Apabila Anda telah memiliki alamat domain, contohnya namabrand.com, maka prioritas utama Anda sebelum membuat website adalah alamat email.

Alamat email bisa menjadi sangat penting karena alamat email adalah identitas utama yang digunakan untuk komunikasi di internet. Sementara website hanya sebuah media untuk presentasi untuk produk dan layanan Anda, yang mana jenis presentasi pada website masih bisa diwakilkan oleh media sosial seperti Facebook atau Instagram.

Email Adalah Wakil Bisnis

Apabila Anda menggunakan alamat email gratis seperti dari Gmail atau Yahoo, mungkin akan sulit bagi orang lain untuk mengidentifikasi nama bisnis Anda. Namun, akan menjadi lain ceritanya apabila Anda memiliki alamat email profesional. Contoh, tono@bmw.co.id. Alamat email tono@bmw.co.id merupakan ilustrasi yang sangat jelas bahwa alamat email tersebut mewakilkan nama bisnis Anda yang tak lain adalah bmw.co.id.

Apabila Anda menuliskan alamat email tersebut pada kartu nama, atau media cetak yang mampu dibaca oleh orang banyak. Maka, kemungkinan 30% dari pembaca ingin mengetahui isi dari bmw.co.id.

Berbeda kasusnya apabila Anda mencantumkan email dengan alamat tonobmwindonesia@gmail.com atau tonobmwid@yahoo.com. Attention rate terhadap alamat email tersebut lebih kecil dibanding dengan alamat email yang sekaligus mewakili nama brand Anda.

Bagaimana Jika Isi Website Kosong?

Apabila Anda adalah seseorang yang kurang paham teknis pembuatan isi website, hal tersebut bukan berarti Anda membiarkan website Anda kosong (tak ada konten).

Sebelum Anda benar-benar menyempurnakan isi website, ada baiknya Anda buat tampilan sederhana yang berisi informasi bahwa website sedang dalam pengembangan. Contoh tampilannya bisa Anda lihat di bawah ini.

contoh website maintenance

Dari tampilan tersebut pengunjung website Anda akan paham bahwa website Anda sedang dalam keadaan maintenance. Apabila website dalam keadaan tersebut, maka attention rate dari pengunjung akan berpindah ke media sosial yang Anda miliki, apakah itu Facebook, Instagram, Twitter, atau lainnya.

Membuat website dalam keadaan maintenance tidak sulit dan tidak mahal. Anda bisa melakukannya dengan biaya gratis serta waktu yang cukup singkat.

Demikian isi tulisan ini saya akhiri. Semoga menjadi manfaat bagi Anda yang ingin memanfaatkan teknologi informasi sebagai sumber daya untuk bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *